Mengoptimalkan Pemakaian Google Translate

Bismillahirrahmanirrahim

Siapa yang tidak kenal dengan Google Translate? Salah satu produk besutan Google ini memiliki kemampuan untuk menerjemahkan berbagai kata, kalimat, hingga dokumen dalam lebih dari enam puluh bahasa. Bahasa Indonesia termasuk salah satu bahasa yang telah didukung program ini. Itu berarti, kita bisa menerjemahkan tulisan-tulisan asing ke dalam bahasa Indonesia, dan begitu pula sebaliknya, menerjemahkan bahasa Indonesia ke dalam bahasa asing

Sebagai mahasiswa, pegawai, dosen, dan sebagainya, ada saat-saat tertentu ketika kita membutuhkan Google Translate sebagai bantuan. Misalnya, ketika kita perlu untuk mengubah abstrak suatu karya tulis ke dalam bahasa Inggris. Atau untuk membaca literatur jurnal dalam bahasa asing. Meski tidak dimungkiri bahwa menerjemahkan mandiri berdasarkan teori bahasa adalah lebih baik, Google Translate menawarkan nilai lebih dalam hal kepraktisan dan kehematan waktu.

 google_translate

Tampilan antarmuka Google Translate (translate.google.com)

Sayangnya, ada satu keluhan yang kerap diutarakan pengguna Google Translate. Keluhan tersebut yakni hasil terjemahan yang seringkali terasa aneh dan tidak terintegrasi. Google sendiri memang menyatakan bahwa hasil terjemahan Google Translate bukanlah berasal dari manusia ahli transliterasi, melainkan dari mesin. Namun, mesin ini merupakan mesin cerdas yang telah dilatih sedemikian rupa dengan jutaan dokumen-dokumen berbagai bahasa. Bila ada sebagian bahasa yang terjemahannya masih tampak sangat aneh, berarti mesin Google Translate belum banyak mendapat paparan terjemahan dalam bahasa tersebut.

Atau kemungkinan lainnya, penggunanya sendiri yang belum melakukan cara yang tepat dalam menggunakan Google Translate. Ibarat sebuah senjata, kemahiran dalam memainkan senjata tersebut tentu berperang penting dalam keefektifannya. Nah, di bawah ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan hasil terjemahan yang lebih baik dari Google Translate.

1. Menggunakan bahasa yang baku

Usahakan sebisa mungkin untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai tata yang berlaku, atau bila bahasa Indonesia sesuai dengan aturan EYD (ejaan yang disempurnakan). Jangan gunakan kata-kata yang tidak formal atau berupa singkatan. Perhatikan pula posisi antara subjek, predikat, dan objek agar tidak sampai terbalik.

Salah satucontohnya, ketika kita mengetikkan kalimat “Anda terpilih untuk diikutsertakan dalam program ini”, maka akan diterjemahkan menjadi “You were selected to participate in this program”. Jika kata diikutsertakan diganti menjadi diikutkan, maka akan muncul terjemahan yang kurang tepat berupa, “You were selected to be included in this program.”

2. Memecah kalimat panjang menjadi beberapa kalimat pendek

Usahakanlah agar kalimat yang panjang dipecah dahulu menjadi pendek dan sederhana. Dengan mengubah kalimat panjang menjadi pendek, maka kerumitan hasil terjemahan bisa terhindarkan. Ini juga bisa meminimalisasi kesalahan tenses hasil terjemahan dalam bahasa Inggris.

3. Menggunakan terjemahan alternatif

Bila kita merasa ada kata hasil terjemahan yang belum tepat, kita dapat menggantinya dengan kata lain yang disediakan oleh Google Translate. Bila tidak ditemukan juga kata yang tepat, kita bahkan dapat mengetikkan sendiri kata yang dirasa paling tepat.

Contohnya, pada kalimat “You were selected to participate in this program.” Bila frase were selected dirasa kurang tepat dengan konteks tulisan secara keseluruhan, kita bisa mengklik frase tersebut dengan mouse. Kelak akan dimunculkan beberapa kata terjemahan alternatif yang bisa kita pilih.

4. Menyusun ulang frase kalimat

Ini juga merupakan salah satu fitur yang disediakan oleh Google Translate. Bila kita menemukan susunan kata atau frase yang terbalik dalam terjemahan, kita bisa menukar posisi mereka dengan metode drag & drop (tarik dan tahan). Susunan yang terbalik itu diantaranya adalah antara predikat & objek, objek & keterangan, dan sebagainya.

Untuk memindahkan posisi suatu kata atau frase, cukup klik kata atau frase tersebut dengan mouse, lalu tekan tombol Shift pada keyboard. Setelah itu, kita bisa memindahkan mereka ke posisi yang dirasa tepat, apakah ke sebelah kanan atau sebelah kiri dari frase yang terkait.

Selamat mencoba!

2 Responses to “Mengoptimalkan Pemakaian Google Translate”

  1. dorfleidenschaft Says:

    sangat bermanfaat. alhamdulilah. terimakasih mas.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: