Menganalisis Kegemukan melalui Aplikasi Android

Bismillahirrahmanirrahim

Kegemukan, biasanya merupakan sesuatu yang tampak menakutkan bagi kalangan anak muda, terlebih bagi kaum wanitanya. Tidak sering para mahasiswi mengukur berat badannya beberapa kali dalam sehari hanya untu memastikan bahwa ia tidak mendapatkan berat badan yang berlebih. Malu, sedih, kesal, menjadi-jadi manakala berat badannya naik, meski mungkin tidak sampai satu kg.

Yang sangat disayangkan adalah ketika parameter kegemukan hanya dilihat berdasarkan berat badan semata. Padahal, menurut badan kesehatan dunia (WHO, World Health Organization), ada satu indeks yang dapat digunakan untuk menentukan kondisi badan seseorang, apakah kegemukan, normal, atau kekurusan. Indeks ini diukur berdasarkan tinggi dan berat badan seseorang. Disebut dengan Indeks Massa Tubuh (IMT, atau BMI, Body Mass Index).

Menghitungnya sebenarnya tidak terlalu sulit, asalkan kita tahu berat dan tinggi badan kita. Dihitung dengan rumus berat badan dibagi tinggi badan dalam meter dikuadratkan (disingkat menjadi: kg/m2). Hasilnya diinterpretasikan menjadi sebagai berikut: <18.5 (kurang berat badan); 18,5—24,9 (normal); <25—29,9 (kegemukan); dan <30 (obesitas). Interpretasi ini berlaku untuk orang dewasa, baik wanita maupun pria, dari usia 19—65 tahun. Sementara itu, untuk usia di bawahnya, terdapat perbedaan dari segi usia dan jenis kelamin.m

Namun, kita merasa cara manual tersebut masih terlalu merepotkan, ada cara yang lebih mudah lagi. Yakni dengan menggunakan aplikasi yang tersedia untuk beragam smartphone. Pada tulisan ini aplikasi untuk platform Android, yang tentu sudah tidak asing bagi sebagian pembaca.

Pertama-tama, unduh terlebih dahulu aplikasi yang diperlukan dari GooglePlay. Sebenarnya ada banyak jenis aplikasinya, pada tulisan ini diberi contoh dengan aplikasi Ideal Weight, MyBMI, dan BMI Calculator. Unduh saja yang gratis dan tidak perlu membayar.

Ideal Weight

Penggunaannya sangat sederhana, cukup gerakkan meteran tinggi dan berat badan yang terletak di bagian bawah. Nilai IMT akan muncul secara otomatis di bagian tengah. Interpretasi nilai IMT tersebut akan muncul pada bagian atas. Terdapat pula rentang berat badan yang masih masuk dalam kategori ideal.

BMI_Android2

MyBMI

Cukup isikan berat dan tinggi badan pada kolom yang tersedia, lalu tekan tombol “Calc”. Nilai IMT akan muncul secara otomatis pada bagian tengah. Di bagian bawah ada semacam tabel untuk menginterpretasi nilai IMT tersebut.

BMI_Android1

BMI Calculator

Aplikasi ini agak berbeda dengan dua aplikasi di atas, karena turut memperhitungkan usia dan jenis kelamin dalam menilai IMT. Klasifikasi IMT-nya berdasarkan German Nutrition Society. Isikan semua kolom yang diperlukan. Hasil hitungan akan muncul di bagian tengah. Interpretasi nilai BMI secara umum berdasarkan gender terdapat di bagian bawahnya. Pada bagian paling bawah terdapat nilai IMT normal berdasarkan usia, juga rentang berat badan yang masih masuk kategori ideal.

BMI_Android3

Yang Perlu Diingat

Akan tetapi, ada satu yang perlu diingat. Kegemukan di sini dinilai dengan asumsi bahwa terdapat kelebihan lemak pada tubuh kita. Oleh karena itu, ada beberapa kondisi yang dapat menimbulkan misinterpreasi dengan menghitung IMT ini. Misalnya, pada seorang atlet dengan massa otot yang besar. Sangat mungkin hitungan IMT nya akan menunjukkan pada kegemukan. Oleh karena itu, aplikasi perhitungan IMT di atas hanya sebatas bersifat informasi saja, bukan bantuan medis. Untuk informasi medis yang lebih jelas dan komprehnesif, sangat disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: