Mengenal IMT, Indeks Pengukur Kegemukan

Bismillahirrahmanirrahim

Kegemukan, suatu fenomena yang mungkin disikapi secara berbeda-beda oleh kita Bagi pasangan muda yang baru menikah, memiliki anak yang lucu karena kegemukannya tidak jarang menjadi impian. Sementara bagi remaja, kegemukan justru menjadi hal yang sangat ditakutkan karena membuat penampilan menjadi tidak menarik. Hal ini sering menimbulkan rasa rendah diri dan depresi. Belum lagi sikap sebagian masyarakat yang sering menjadikan kegemukan sebagai bahan ejekan dan bullying.

Bila dilihat dari segi kesehatan, kegemukan memang bukan merupakan sesuatu yang baik. Kegemukan dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai macam penyakit kronis berbahaya. Contoh penyakit tersebut adalah hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Oleh karena itu, mengenali kegemukan sejak dini adalah suatu hal yang sangat penting agar upaya pencegahan ke arah yang tidak diinginkan tersebut dapat segera dilakukan.

Nah, untuk menilai kegemukan itu sendiri, ada satu indeks pengukuran yang umum digunakan dan sebenarnya dapat dilakukan oleh siapa saja. Indeks ini disebut dengan Indeks Massa Tubuh (disingkat IMT atau BMI [Body Mass Index]). Ada dua faktor yang diperhitungkan dalam indeks ini, yakni tinggi badan dan berat badan. Oleh karena itu, syarat pertama agar kita bisa mengetahui berapa nilai IMT adalah mengetahui berapa tinggi dan berat badan kita terlebih dahulu.

Menghitung IMT dan Interpretasinya

Bila tinggi dan berat badan telah diketahui, nilai IMT bisa didapat dengan menggunakan rumus “kg/m2 (berat badan dalam kilogram dibagi dengan tinggi badan dalam meter dikuadratkan). Penggunaan kalkulator sangat disarankan untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat. Hasil hitungannya kemudian dicocokkan dengan salah satu dari empat kategori berikut: kurang berat badan (untuk hasil hitungan <18,5); normal (18,5–24,9); kegemukan (<25–29,9); dan obesitas (>30). Pengategorian ini dikeluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO, World Health Organization) dan berlaku untuk orang dewasa, usia 19–65 tahun, baik pria maupun wanita. Untuk usia yang lebih muda dari itu, interpretasi dilakukan berbeda-beda bergantung pada usia dan jenis kelamin.

Bila pembaca merasa cara manual tersebut agak merepotkan, bisa mencoba cara yang mungkin lebih praktis, yakni dengan mengunjungi situs-situs internet tertentu. Banyak sekali situs yang menyediakan layanan penghitungan IMT secara otomatis, di antaranya bmi-calculator.net, calculatorcat.com/health/bmi-calculator.phtml, dan nhlbisupport.com/bmi/bmi-m.htm. Pembaca cukup memasukkan angka tinggi badan (height) dan berat badan (weight), lalu menekan tombol untuk menghitung. Contoh di bawah ini adalah dari situs nhlbisupport.com/bmi/bmi-m.htm:

 BMI_komputer

Pun bila pembaca memiliki ponsel bersistem operasi Android, dapat mencoba aplikasi-aplikasi penghitung IMT yang tersedia di Google Play Store. Hampir semuanya disediakan secara gratis. Di antaranya adalah Ideal Weight, MyBMI, dan BMI Calculator. Di bawah ini contoh dengan aplikasi MyBMI. Aplikasi lain yang sejenis sejenis juga tersedia untuk beragam platform lainnya, seperti iOS, Blackberry, dan sebagainya.

BMI_Android1

Tetap Konsultasi jika Diperlukan

Yang perlu diperhatikan, penggunaan IMT untuk menilai kegemukan sebenarnya masih memiliki keterbatasan. Indeks Massa Tubuh merupakan perhitungan tidak langsung kadar lemak total di dalam tubuh kita. Nah, pada sebagian kecil kasus, meskipun perhitungan IMT menunjukkan angka kegemukan, tidak berarti ada kelebihan lemak dalam tubuh kita.

Misalnya, pada seorang atlet yang rutin berlatih sehingga massa ototnya menjadi sangat besar. Hitungan IMT-nya mungkin akan menunjukkan nilai kegemukan, padahal itu terjadi bukan karena kelebihan lemak, melainkan karena sering latihan. Oleh karena itu, perhitungan IMT ini hanya bersifat informasional saja, bukan diagnosis. Untuk penjelasan yang lebih detail, sangat disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: