Cuci Tangan Pakai Sabun dalam Angka

Bismillahirrahmanirrahim

Apakah pembaca pernah mendengar atau membaca tentang CTPS? Ya, CTPS–bukan CPNS–merupakan singkatan dari cuci tangan pakai sabun. Kegiatan ini merupakan salah satu kampanye yang sedang gencar digalakkan pemerintah, terutama oleh Departemen Kesehatan RI. Kegiatan ini juga tercantum sebagai salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), baik di tatanan rumah tangga, pendidikan, hingga tempat kerja.

Mungkin hampir sebagian orang sudah mengetahui manfaat dari kegiatan cuci tangan pakai sabun ini. Tujuan paling utama adalah untuk menghilangkan kotoran dan mematikan kuman yang terdapat di tangan, yang dapat menjadi jalan penyebaran berbagai macam penyakit. Hanya saja, data menunjukkan bahwa kesadaran mencuci tangan pada masyarakat masih terbilang rendah. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bila penjelasan tentang CPNS ini terus menerus disebarkan. Di bawah ini terdapat sedikit penjelasan mengenai CPTS yang terangkum dalam angka-angka.

Apakah pembaca pernah mendengar atau membaca tentang CTPS? Ya, CTPS–bukan CPNS–merupakan singkatan dari cuci tangan pakai sabun. Kegiatan ini merupakan salah satu kampanye yang sedang gencar digalakkan pemerintah, terutama oleh Departemen Kesehatan RI. Kegiatan ini juga tercantum sebagai salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), baik di tatanan rumah tangga, pendidikan, hingga tempat kerja. Salah satu contoh yang menggambarkan kampanye pemerintah mengenai CTPS ini dapat dilihat di lingkungan kantor Dinas Kesehatan Bandung. Dekat pintu gerbang masuk kantor tersebut terdapat sebuah poster besar yang mengajak kebiasaaan cuci tangan dengan sabun.

Mungkin hampir sebagian orang sudah mengetahui manfaat dari kegiatan cuci tangan pakai sabun ini. Tujuan paling utama adalah untuk menghilangkan kotoran dan mematikan kuman yang terdapat di tangan, yang dapat menjadi jalan penyebaran berbagai macam penyakit. Hanya saja, data menunjukkan bahwa kesadaran mencuci tangan pada masyarakat masih terbilang rendah. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bila penjelasan tentang CPNS ini terus menerus disebarkan. Di bawah ini terdapat sedikit penjelasan mengenai CPTS yang terangkum dalam angka-angka.

Empat

Sedikitnya ada empat jenis penyakit yang dapat dicegah dengan mencuci tangan pakai sabun. Penyakit yang paling utama adalah diare, yang menyerang sistem pencernaan dan disebarkan melalui jalur fecal-oral. Fecal-oral berarti berawal dari tinja yang mengandung ribuan kuman, lalu masuk ke dalam mulut, dan terakhir ke dalam sistem pencernaan. Penyebab utama diare ini adalah kuman E. coli. Dengan mencuci tangan, diharapkan mata rantai penyebaran kuman dapat terputus dan tidak menginfeksi manusia. Tiga penyakit utama lainnya yang dapat dicegah dengan mencuci tangan pakai sabun adalah ISPA (infeksi saluran pernafasan atas), kelainan kulit, dan infeksi cacing.

Enam

Ya, ada enam saat penting ketika kegiatan mencuci tangan pakai sabun menjadi sesuatu yang sangat diperlukan. Enam saat tersebut adalah sebelum makan, setelah buang air kecil dan besar, setelah menceboki anak, sebelum memegang dan mengurusi bayi & anak, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah bermain/memberi makan & memegang hewan. Sebenarnya enam kondisi ini bukan merupakan pembatasan untuk mencuci tangan. Ada juga saat-saat lainnya yang sangat dianjurkan untuk mencuci tangan, misalnya setelah bermain dengan tanah, setelah buang ingus, setelah membersihkan kamar mandi, dan sebagainya.

Sebelas

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari mencuci tangan, sebaiknya kegiatan ini dilakukan dengan sebelas tahapan teknik yang telah direkomendasikan oleh Departemen Kesehatan. Tahapan-tahapan tersebut adalah;

1) membasahi kedua tangan dengan air bersih,

2) menuangkan sabun,

3 meratakan sabun tersebut pada kedua telapak tangan,

4) & 5) menggosok punggung telapak tangan dan sela-sela jari,

6) menggosok bagian ujung-ujung jari,

7) menggosok bagian jempol,

8) menggosok bagian pergelangan,

9) membasuh kedua tangan dengan air mengalir,

10) keringkan dengan handuk atau tisu bersih, dan terakhir

11) gunakan tisu atau handuk tersebut untuk menutup keran

Dua Puluh

Dua puluh detik adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk menggosok keseluruhan bagian tangan dengan sabun. Tentunya ini bukan merupakan waktu yang lama, hanya sepertiga menit! Oleh karena itu, seharusnya tidak ada alasan malas untuk melakukan kebiasaan ini. Setelah 20 detik mencuci dengan sabun, tangan dapat dibersihkan dengan air mengalir.

Lima Belas

Tanggal 15 Oktober ditetapkan PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia sejak tahun 2008. Entah apa dasarnya PBB menetapkan tanggal 15 sebagai tanggal peringatan, namun kegiatan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kesadaran mencuci tangan diberbagai negara. Ini dirasa diperlukan mengingat angka kematian bayi dan anak akibat penyakit menular yang masih tinggi di berbagai negara, terutama akibat penyakit diare. Kegiatan ini tidak hanya dilakasanakan di Indonesia, namun juga di puluhan negara lainnya.

Efektivitas peringatan Hari CTPS Sedunia bagi peningkatan kesadaran mencuci tangan di masyarakat tampaknya masih harus dibuktikan. Lebih dari itu, tentu merupakan sesuatu yang sangat disayangkan apabila peringatan ini hanya dijadikan sebagai seremonial belaka tanpa makna yang dapat menjadikan seseorang sadar akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun.

2 Responses to “Cuci Tangan Pakai Sabun dalam Angka”

  1. Shiba Salsabilla Says:

    Ini hebat apakah saya dapat menyalin artikel ini


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: